Sebelum pergi ke luar negeri pasti hal yang sepele tapi tetep dipikirin itu internet kan? Rasa – rasanya kalau sudah pegang internet dimanapun hidup terasa aman dan easy haha, ya gak sih? Aku sih yes. Beli sim card lokal negara yang ingin di tuju adalah pilihan jauh lebih murah dibanding harus bayar paketan roaming internasional sim card Indonesia atau sewa wifi pocket dari Indonesia.

Jaman sekarang Internet udah jadi kebutuhan penting banget, keuntungan nya bisa kontak dengan keluarga di Indonesia, urusan kerjaan masih bisa ke handle, internet banking, mau pesen aplikasi grab atau uber di negara tujuan, google maps, dan masih banyak lagi. 2 dari 10 traveler di dunia memang ada yang memilih untuk tidak menggunakan internet selama traveling dengan alasan me-time dan ingin semuanya go-show dan on the spot. Tapi untuk aku pribadi belum bisa, karena sangat butuh internet untuk menghubungi host dan mencari host couchsurfing, order transportasi online, kontrol keuangan, buat catatan perjalanan dan google maps pastinya walaupun bisa dipakai offline tapi butuh juga google untuk search segala sesuatunya, yes balik lagi it depends on you guys traveling dengan cara apa.

Membeli sim card lokal khusus tourist di setiap negara ternyata beda – beda loh persyaratannya. Kali ini kita bahas bagaimana cara beli sim card di india dan cara mendapatkan internet di india dari pengalaman aku pribadi. Untuk sebagian orang pasti akan selalu terpaku pada membeli sim card India di airport, BIG NO untuk aku. Karena apa? We all know gaiss semua yang dijual di airport itu harganya bisa tiga kali lipat lebih mahal. Sebelum aku berangkat ke India, aku sudah menyusun rencana dan riset tentang bagimana aku harus sampai ke penginapan awal, karena di penginapan pasti ada wifi dan setelahnya baru bisa cari sim card india di sekitar itu jauh akan lebih murah ketimbang harus beli di airport.

Sesampainya aku di Indira Gandhi International Airport New Delhi India hal pertama adalah mencoba menyambungkan smartphone ke wifi airport. Ok, got it tersambung dan tinggal ngabarin keluarga dan browsing penginapan yang ingin kita tuju. Karena waktu itu aku tiba pukul tiga subuh dan metro dari Indira Gandhi International Airport Delhi baru akan beroperasi pukul enam jadinya aku dan travelmate ku ngemper dulu di bandara nunggu keberangkatan metro pagi dari Indira Gandhi International Airport ke New Delhi.

For Your Information : Wifi di Indira Gandhi International Airport Hanya Bisa Tersambung Maksimal 1 Jam/Nomor Telepon

Artinya silahkan registrasi nomor baru lagi kalo mau tersambung ke wifi airport, untung nya aku bawa dua nomor Indonesia yang aktif. Fungsi nomor hanya untuk mengirimkan kode OTP aja kok. Ribet ya? Nah setelah tiba di penginapan akhirnya bisa connect wifi lagi tanpa harus ada batasan jam, bisa contact dengan teman dan keluarga. Yeaaaay! Haha

Cara Beli Sim Card di India Gimana Sih?

Oke, langsung aja ke topik utama cara beli sim card di india for tourist or traveler. Allhamdulillah aku gak struggle seperti cerita orang – orang untuk beli sim card di india karena Thanks To Friends From Couchsurfing (lagi dan lagi couchsurfing mempermudah hidup selama traveling). Namanya Diksha, gadis India yang super baik hati dan ceria banget orangnya. Awalanya aku akan menginap di tempat Diksha tapi ia tidak bisa menerima laki – laki karena travelmateku laki – laki jadilah kami hanya meet up. It’s ok untuk bertemu teman baru kan? Singkat cerita, aku langsung bilang ke Diksha untuk cari sim card india dulu untuk bisa connect ke Internet, aku bilang ke Diksha aku mau sim card yang murah hanya untuk internetan untuk satu bulan di India. Tujuan kami adalah counter yang jual sim card di tepi jalan daerah Paharganj dekat stasiun kereta api New Delhi dan dekat ke penginapan kami tentunya. Banyak sekali counter yang menjual paket internet tapi harganya bervariasi, ada mungkin kami masuki sekitar dua counter sebelum akhirnya masuk ke counter final haha.

Kemudian, masuk lah kami ke salah satu counter jual handphone dan pulsa gitu dari luar mirip – mirip counter di pasar Indonesia gitu, gak besar dan ga kecil, cukup sedang. Aku cuma bilang ke Diksha mau paket internet untuk di India selama sebulan dan dia langsung paham dan bicara dengan Bahasa Hindi khas nya ke si uncle penjaga counter dan tak lupa kepala goyang – goyang khas India nya. Acha!

Setelah mereka ngomong panjang dan kami gak ngerti sama sekali, Diksha bilang bahwa aku harus menyerahkan fotocopy passport dan pas photo berwarna dua lembar, karena aku selalu bawa kemana pun pergi jadi aku dan travelmate ku sudah siap sedia. Ribet ya? Iya udah macem mau melamar kerja, untung ga diminta uncle nya KTP dan KK bisa lain cerita bukan beli internet jadi bikin buku nikah pulak di India, mati aku wahahaha.

Beli Sim Card di India
Pas Photo + FC Passport + Formulir +Sim Card Airtel

Setelah aku dan travelmateku menyerahkan persyaratan nya berupa Fotocopy Passport dan Pas Photo berwarna kami dikasih formulir lagi yang harus di isi lengkap, formulir nya ya Allah gusti penuh sekertas kaya mau ngisi form lamaran kerja, asli nya ini mah. Nih penampakan form yang harus di isi :

Beli Sim Card di India
Uncle Penjual Sim Card & Formulir Sim Card India

Eits, apakah sim card sudah bisa digunakan saat itu juga, segampang kita beli paketan internet abang – abang pinggir jalan di Indonesia? Tidak baby, proses masih panjaaaaaaaang. Setelah selesai semua mengisi formulir sim card india nya, si uncle mengambil pas photo dan fotocopy passport kami dia gabungin dan di staples lah tuh data kami, di baca juga dari atas sampai bawah mungkin nyocokin data kali yah. Selesai dia periksa tuh data kami, dia aktifin tuh sim card nya ke handphone kami masing – masing dan dia telfon ke provider Airtel, entah ngomong apa mereka di telfon berasa nonton Bollywood dah ah ada kali sepuluh menitan dia ama mba – mba provider Airtel telfonan. Setelah itu kami bayar sim card nya, harga sim card India masing – masing 500 Rupees/each untuk one month pemakaian internet di india, benefit nya mendapatkan satu bulan full internet setiap harinya cuma 1,5gb dan free nelfon sepuasnya ke sesama nomor provider Airtel. ( Airtel ini semacam Telkomsel nya Indonesia, sampe ke pelosok India pun dia masih bisa ada sinyal. I prove it! )

Note : 500 Rupees = 100.000 Rupiah

Setelah sim card di masukan ke handphone kami, jangan kira udah bisa tuh dipake buat update instastory dan bakalan bisa wa-an. Kata si uncle harus nunggu 3-5 jam dulu! Benar aja ribet banget asli untung lah ada Diksha, si uncle kaya ngasih nomor operator provider Airtel gitu untuk ditelfon sekitar 3 jam an lagi, Diksha bantu kami untuk telfon ke provider Airtel sekitar ada kali empat kali telfon dari sore sampai malam, baru sim card nya aktif dan ada sinyal. Ya Allah udah kesel banget ribet banget asli. Thanks to Diksha help us a lottttt!

Kesimpulannya, sebelum ke India persiapkan lah fotocopy paspor & pas photo berwarna masing – masing minimal lima lembar. Jadi ga ribet nyampe sana nyari tukang fotokopi dan foto di studio foto lagi.


Tips dari aku, carilah teman baik lokal orang India yang bisa ngasih kita saran dan bantuin kita karena tidak semua orang India bisa Bahasa Inggris, tapi Allhamdulillah nya Diksha ini Inggris nya jago banget ngalir walaupun pake accent India yang kadang bikin kita miscomm tapi dia baik banget. Aku kenal Diksha dimana? Di Couchsurfing.com ya. Apa itu Couchsurfing? Baca disini deh : “click here to read about Couchsurfing : di poin no. 6

Feel free to ask di kolom komentar atau bisa ke Instagram ya geng, aku lebih aktif di sana.
Instagram : @ohwisa

Namaste!
-WS –


2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here