Sedikit share pengalaman aku sewaktu mengurus Visa India, Selamat membaca πŸ™‚

Sering sekali orang mengurungkan niatnya pergi ke negara yang membutuhkan Visa, alasannya karena Visa mahal, Visa repot, Visa susah dan kelemahan orang Indonesia (tidak semua) adalah suka mengandalkan calo atau travel agent untuk mengurus paspor ataupun Visa.

Sah – sah aja sih hak orang itu sendiri juga, Cuma yang aku sesalkan adalah kenapa malas membaca dan malas untuk riset? Maunya pasti yang serba instan, padahal untuk membuat paspor ataupun Visa menggunakan jasa calo tetap aja kita sendiri yang harus datang ke Kantor Imigrasi atau ke Kedutaan untuk melakukan foto dan wawancara langsung. Sama aja toh? Biaya yang dikeluarkan juga lebih banyak berkali – kali lipat ketimbang mengurus sendiri.

Ok, lanjooooot…

Mengurus Visa India itu gampang-gampang susah, kenapa gampang? Karena semudah seperti book tiket pesawat online. Susah nya? Susah kalo gapunya kartu kredit dan gak teliti, bisa-bisa Visa India ga GRANTED dan di rejected kalo kurang teliti atau salah isi formulir nya.

Mengurus Visa India itu bisa dilakukan dengan berbagai cara, aku pribadi awalnya belum tahu apa-apa soal pembuatan Visa India, bermodalkan nekat beli tiket promo pulang-pergi dari AirAsia dan mikir β€œah nantilah buat Visa mah gampang, yang penting beli tiket dulu”. Setelah riset dan blogwalking di google kesimpulan pembuatan Visa India untuk orang Indonesia ialah dengan cara manual, Visa On Arrival dan e-Visa.

Awalnya, aku sempat berpikir untuk mengurus Visa India di kedutaan India yang ada di Medan demi meminimalisir kesalahan jika membuat Visa India online tapi setelah bertanya di forum Backpacker dan riset sana sini ternyata bikin e-Visa India lebih mudah, cepat dan jauh lebih murah dibanding bikin di kedutaan langsung. Untuk pengajuan Visa on Arrival (VoA) menurut riset yang aku lakukan mulai 2015 awal sudah tidak diberlakukan lagi, sekarang mengurus Visa India hanya bisa melalui dua cara yaitu manual, datang langsung ke kedutaan India di Jakarta, Medan atau Bali dan e-Visa yang dapat di akses di website resmi imigrasi india.

Mengurus Visa India

PENTING!!! :

  • Sebelum mengurus Visa India pastikan bahwa passport belum expired (minimal 6 bulan sebelum masa expired passport)
  • e-Visa India hanya dapat dilayani di 25 tempat International Airport Arrivals : (Ahmedabad, Amritsar, Bagdogra, Bengaluru, Calicut, Chennai, Chandigarh,Cochin, Coimbatore, Delhi, Gaya, Goa, Guwahati, Hyderabad, Jaipur, Kolkata, Lucknow, Mangalore, Mumbai, Nagpur, Pune, Tiruchirapalli, Trivandrum, Varanasi, dan Vishakhapatnam).

Dan 5 tempat International Seaports Arrivals (Cochin, Goa, Mangalore,Mumbai,Chennai).

NB : Kedatangan ke India menggunakan bus tidak bisa menggunakan e-Visa ya, kecuali meninggalkan India bisa selama masih ada pelayanan Imigrasi.

  • Siapkan foto berwarna dengan background putih (bukan merah ataupun biru, kalo gapunya jangan foto lagi sayang duit, edit aja pake photoshop, kalo gabisa liat di youtube. Jangan malas!) ukuran foto minimal 350×350 pixels dan maksimal 1000×1000 pixels, format foto JPEG (jpg.) dan ukuran tidak boleh lebih dari 300 kb.
  • Scan passport dengan format file .pdf yang menampilkan data diri, size maksimal 300 kb.
  • Data diri orang tua Ayah dan Ibu (minta aja scan/foto ktp orang tua), bakalan diminta waktu pengisian form online.
  • Reference, apa tuh? Reference yang diminta ialah data orang terdekat untuk dijadikan kontak darurat. Reference akan diminta dua kontak, satu reference di negara asal dan satu lagi di India. Gimana dong kalau ga ada kenal sama orang di India? Reference bisa di isi Nama Pemilik Hotel/Hostel tempat kamu akan menginap. Data yang akan diminta seperti Nama Lengkap, Alamat Lengkap dan Nomor Telepon. Aku waktu itu menggunakan data Host Couchsurfing di New Delhi yang aku input di form online reference.

Apa itu Couchsurfing? Baca disini 

  • Siapkan catatan kecil untuk mencatat Temporary Application ID. Nomor ini adalah nomor registrasi untuk kita yang di dalamnya tersimpan informasi yang telah di submit di halaman sebelumnya. Jadi, jia kelamaan mengisi data trus timed out dan ngulang, nanti tinggal masuskkan saja Temporary Application ID tadi, data-data yang udah di submit sebelumnya ga akan hilang karena udah ke-save otomatis dan terekam oleh sistem dan tinggal mengulang di form yang timed out tadi.
  • Kartu Kredit untuk bayar e-Visa. [ #FORYOURINFORMATION : SEKARANG VISA INDIA GRATISSSSSS ] jadi sudah gaperlu bayar lagi alias NOL. Cek disini biaya Visa untuk Indonesia ke India sudah 00.
  • Jangan lupa Relax dan Berdoa. Teliti! Teliti! Dan Fokus!

Sekarang, mari kita langsung saja ke tahap demi tahap nya..

  1. Go to website Indian Visa Online

Kenapa aku bilang asli? Karena banyak banget website palsu mengatasnamakan Indian Visa Online dan mirisnya website-website tersebut di paling atas pencarian google. Banyak banget orang yang gateliti terus terkecoh masuk ke website tersebut lalu mengikuti semua petunjuk dan membayar berapa kali lipat dari biaya asli Visa India. Makanya aku selalu bilang untuk teliti ya gaes.

Berikut ini beberapa website palsu atau travel agent :

Dan masih banyak lagi, pokok nya INGAT website resmi nya cuma yang ini: https://indianvisaonline.gov.in/evisa/tvoa.html 

2. Klik lingkaran merah di bawah ini e-Visa Application yang tab warna orange sebelah kiri

Mengurus Visa India

3. Setelah di klik, akan keluar tampilan seperti berikut

Mengurus Visa India

Di bagian ini gampang kok tinggal di isi saja sesuai kebutuhan, contohnya Passport Type ya isi Ordinary Passport kecuali kamu anak Sultan atau Menteri gitu ya Passport nya spesial pake telor dua haha canda deng.
Lalu Part Of Arrival nya isi dimana kamu akan tiba di India misalnya aku di Delhi, kalau kamu pesawatnya landed syantik di Jaipur atau Chennai isi lah sesuai dengan tiket ya, Visa Service tergantung kebutuhan juga mau jalan-jalan isi eTourist Visa, mau berobat eMedical dan lainnya yah.
Kemudian kamu tinggal isi kode captcha nya dan contreng kotak dibawah kode captcha ya trus klik tombol Continue di tab merah bawah.

Nah setelah masuk ke bagian pengisian data diri ada yang bikin bingung ga? Kalau aku pertama kali sih ada yaitu Surname dan Given Name, biasanya kan ada First Name dan Last Name aja ya? Tapi di pembuatan Visa India ini adanya Surname dan Given Name. Dari hasil riset ternyata oh ternyata Surname itu nama belakang/marga/nama keluarga dan Given Name adalah nama depan.

Mengurus Visa India

Gimana sih kalo kasus nya nama lebih dari dua kata? Misalnya tiga kata atau empat kata. Contoh : Ulises Mardi Simanjuntak ada tiga suku kata kan? Surname nya adalah Simanjuntak dan Given Name nya di isi Ulises Mardi. Intinya selain Surname di input semua ke Given Name ya.

Gimana sih kalo kasus nya nama lebih dari dua kata? Misalnya tiga kata atau empat kata. Contoh : Ulises Mardi Simanjuntak ada tiga suku kata kan? Surname nya adalah Simanjuntak dan Given Name nya di isi Ulises Mardi. Intinya selain Surname di input semua ke Given Name ya.

Visible Identification Marks untuk bagian ini juga jangan bingung, ini adalah pertanyaan tentang ada atau tidak ciri-ciri fisik yang kelihatan secara kasat mata, seperti tattoo/tahi lalat gede/codet/tanda lahir di isi saja ya jangan malu gapapa kok gakan di apa-apain inspektur Vijhai πŸ˜€ Tapi kalau tidak ada alias mulus dan kalo pun tanda tadi adanya di dalam badan dan tertutup oleh pakaian tidak masalah silahkan di isi NONE saja.

Setelah selesai mengisi baca ulang dan perhatikan lagi jangan sampai ada yang salah isi. Jika sudah yakin langsusng klik Save and Continue ya, kalau kamu kebelet pipis atau mau kencan dulu bisa klik Save and Temporary Exit dulu jadi nanti bisa lanjutkan. Nah itulah guna nya Temporary Application ID (lihat kotak dibawah)

Mengurus Visa India

yang aku bilang tadi di catat atau di capture. Untuk masuk kembali langsung saja ke website tadi https:indianvisaonline.gov.in/ nanti akan di suruh masuskkan nomor Temporary Application ID tadi.

Next…

5. Part ini gampang kok tinggal isi saja sesuai kolom yang diminta, alamat tempat tinggal sesuai KTP, nama dan alamat orang tua, dan profesi atau pekerjaan kita.

Mengurus Visa India

Setelah selesai cek kembali ya kali-kali ada yang keliwat gitu kan gaswat. Nah kalau sudah langsusng aja klik Save and Continue.

6. Bagian enam ini juga mudah kok cuma disuruh isi tempat mana saja yang akan kamu kunjungi selama di India, kalau belum punya itinerary yang fix catat aja semua kota di India yang kamu tahu, lalu Expected Port of Exit from India kalau kamu sudah beli tiket PP kaya aku isi aja sesuai tiket pulang takutnya kan ada petugas imigrasi yang minta tiket pulang. Tapi kasus aku kemarin karena out of plan aku isi kan balik dari Dellhi sesuai tiket yang sudah dibeli, tapi aku balik dari Jaipur haha it’s okay kok kan namanya juga unexpected kan jadi gatau diluar dugaan aja balik dari Jaipur beli tiket baru karena lain dan satu hal.

Mengurus Visa India

Kemudian isi negara mana aja yang sudah di kunjungi selama sepuluh tahun terakhir, lalu ada pertanyaan Have you visited SAARC countries during last 3 years? Pasti bingung kan apasih SAARC itu? SAARC adalah South Association for Regional Cooperatin, negara yang termasuk diantaranya adalah Nepal, Afghanistan, Bhutan, Pakistan, Maldives, Bangladesh dan Sri Lanka. Kalau kalian pernah visit salah satu negara tersebut klik YES kalau belum kaya aku klik NO aja.

Reference Name in India, apalagi ini? Eitss santai lah jangan panik haha. Kalau gapunya kenalan sama sekali di India kamu bisa minta ke Hostel/Hotel tempat kamu akan menginap bilang kamu butuh untuk keperluan Visa, isi saja alamat hotel beserta nomor telepon nya.
Reference in Home Country isi saja orang tua atau keluarga ya jangan pacar ya ada apa-apa berabe loh wahaha

Save and Continue..

7. Upload Foto, udah disiapin kan foto latar belakang putih nya? Jangan lupa juga format nya dalam bentuk JPEG dan pastikan ukuran foto sudah benar ya 350 pixel x 350 pixel. Harus sesuai ya kalau gak bisa di rejected Visa India nya, gagal deh bari-nari ke Taj Mahal. Size foto nya minimal 10 kb dan maksimal 10mb.

Mengurus Visa India
Photo Specifications
Mengurus Visa India
Contoh Foto Yang Benar
Mengurus Visa India

Save and Continue..

8. Kemudian Upload Passport yang udah di rubah jadi format .pdf, jika mengalami kesulitan untuk resize .pdf passport nya biar ga pecah pake aplikasi NitroPDF aja karena maksimal document hanya 300 kb.

Mengurus Visa India
Perhatikan kotak merah di foto untuk syarat detil foto nya
Mengurus Visa India
Contoh Scan untuk Upload Passport

Save and Continue..

9. Tahapan ini sudah masuk ke tahapan akhir pengisian formulir jadi kalau mau periksa ulang bisa banget teliti kembali data-data yang sudah di isi. Karena setelah ini sudah tidak bisa kembali dan edit form yang udah di isi.

Mengurus Visa India
Mengurus Visa India

Di foto atas ada Disclaimer dan Undertaking ada dua lingkaran Yes and No di klik Yes yah lalu ada keterangan berwarna merah Application ID yang diwajibkan dicatat atau capture karena penting untuk cek status visa, print e-visa dan pembayaran visa.

Lalu, ada pilihan Pay Now dan Pay Later. Kalau kamu belum yakin bisa Pay Later tapi kalau sudah yakin silahkan Pay Now.

FOR YOUR INFORMATION
Mulai tanggal 1 Juni 2018, Pemegang Passport Indonesia sudah FREE biaya e-Visa India. Free Visa India cek disini: https://indianvisaonline.gov.in/evisa/eTV_revised_fee_final.pdf

Walaupun sudah Free biaya Visa ke India tetap tahapan dari awal sampai Upload Foto dan Upload Document harus dilakukan ya.

10. Karena aku pergi di bulan Februari 2018 kemarin artinya aku masih bayar Visa ke India, nyesek banget sih 1 bulan setelah balik ke Indonesia ternyata sudah Free Visa soalnya biaya Visa nya lumayan kan buat keliling India 1 minggu haha (tetep jiwa mak mak gamau rugi)

Mengurus Visa India

50 USD gaesss lumayan kan? Tapi demi mimpi, aku rela kehilangan 50 USD wahahaha harus ikhlas. Kemudian setelah pilih Pay Now kita akan otomatis di direct ke halaman pembayaran.

Mengurus Visa India
51.24 USD sama pajak dan biaya lain-lain

Karena aku tidak punya kartu kredit jadilah pinjam punya kak Chairatun Nisa, Dhanyavaad kak Nisa sudah membantuku mewujudkan mimpiku ashikkkkk haha

11. Allhamdulillah selesai juga proses pengajuan Visa India ini, sudah pegang Application ID dan tinggal menunggu 72 jam untuk mengetahui apaka e-Visa yang diajukan GRANTED atau REJECTED. Apapun hasilnya nanti pihak imigrasi India akan mengirim email.

Mengurus Visa India

Pembayaran sudah selesai, semua tahapan sudah selesai tinggal berdoa dan guling-guling santai di kasur sambil nunggu email, jujur aku waktu itu gugup banget dan nunggu tiga hari itu rasanya lamaaaaa banget karena takut Visa India nya ga GRANTED, kalau REJECTED habis cerita uang hangus haha.

Kalau rajin bisa banget sering-sering cek status e-Visa di website nya disini : https://indianvisaonline.gov.in/evisa/StatusEnquiry

Setelah dua hari menunggu aku dapat email dari Imigrasi India ngasih tau kalau e-Visa India aku GRANTED. Masih inget banget itu rasanya kaya keterima beasiswa gitu wahaha rada lebay sih tapi emang seneng banget karena perjuangan riset sana sini, minjem Credit Card temen dan ngedit foto dan lain-lainnya itu loh haha seneng aja nikmati tiap proses nya.
Allhamdulillah.

Mengurus Visa India
GRANTED!

Nah setelah tau Visa Granted, lari lah ke website untuk download e-Visa dari website. Caranya, masuk ke tab Print Visa Application/Visa Status lalu masukkan kode verifikasi dan klik Print Status. Nah jadi deh e-Visa tinggal di Download!

Mengurus Visa India

e-Visa India di print dan wajib dibawa untuk lapor di Imigrasi India begitu sampai nanti. NB : aku transit di Kuala Lumpur, sewaktu di Kuala Lumpur juga diminta Visa India nya soalnya ada kejadian dia gakbisa nunjukin Visa India nya malah gabisa berangkat, makanya wajib banget di Print ya.

Mengurus Visa India
e-Visa India

Step by step pengisian form visa dari website indianvisaonline.gov.in click : https://indianvisaonline.gov.in/visa/VSS_IMAGE.pdf

Horeeeeeee. Selamat ya buat kalian yang sudah berhasil bikin e-Visa India nya. Selamat menikmati indahnya India, suara klakson sana sini yang bikin rindu, wewangian rempah khas ala India, orang-orang India yang kalo makan berdiri, mamang jualan yang dipinggir jalan yang nyedok makanan pake tangannya, masukkan makanan ke penggorengan pakai tangannya, cowo-cowo India yang kelewat ramah, bus kaleng yang khas banget ngejedotin kepala sana sini, bajaj yang melaju kencang dengan supir yang super berisik ngomong ala Hindi yang aku iya iya aja, sapi-sapi yang berkeliaran, dan MASIH BANYAK LAGI kenangan tentang India yang tak bisa aku lupakan dan harus kembali ke India as soon as possible! 

β€œIndia, you will love or you will hate”

Namaste!
-WS-

22 COMMENTS

  1. Mbak, saya baca note yg ditinggalin di wall The Backpackers Hostel di Delhi. Super sekali ya bisa bertahan sama lalu-lintas disini πŸ˜‚

    • Hai mas terima kasih loh sudah meluangkan waktunya mengunjungi blog saya yang belum seberapa ini hehe dan terima kasih juga sudah membaca tulisan absurd saya di dinding, btw kemarin masnya nulis juga ga di wall Backpacker Hostel Delhi? WAH mas kalo dibilang bertahan si ngampun emang ya, gakuaaad kalo ingat mah sapi dipinggir jalan yah bau apa gajelas, saya pake masker terus mas sepanjang di India wkwkkw. Belum lagi makanan nya yang duh gabisa di deskripsiin wkwkkw

  2. mbak wisa, mau nanya,
    saya kmrn bikin visa india,

    nama saya di paspor : heru krisnugroho
    saya isi di aplikasi e-visa:
    surname : krisnugroho
    given name : heru krisnugroho

    alhasil nama saya di visa : krisnugroho heru krisnugroho
    ini bermasalah g ya di imigrasinya?

    jika bermasalah,
    bisa g saya apply lg?
    atau bgmn?

    tks
    salam

    • Hai mas Heru, dari yg saya lihat masalahnya mas masukin given name nya harus nya gausah pake krisnugroho lagi cukup heru karena krisnugroho nya sudah di surname kan.

      Saran saya sih, coba email ke contact mereka jelasin permasalahannya pake english nanti mereka bisa langsung bantu ubah kok.
      Kalo emang 3×24 jam belum dibales emailnya coba apply ulang aja. Kan free yah.

      Tapi coba cara 1 dulu, pasti di bantu dan dibalas mereka asal jelas duduk masalahnya mas jelasin. Cek di web mereka untuk contact support for complain.

      Good luck mas!😊

    • Wah saya juga punya permasalahan yang sama, di surname dan given name saya masukin nama lengkap sesuai paspor. Lalu pak heru sudah bisa mengatasi masalahnya belum? Biar saya juga coba segera, karena saya ada rencana minggu depan ke india

  3. apakah sblm mengajukan E visa, harus punya tiket pesawat PP dulu? Kalo sy lht copasan diatas kok sy tdk melihat adanya permintaan data tiket pesawat (scan tiket)

    • Hai Andri. Iyes biasanya imigrasi akan minta tiket PP dan di kolom pembuatan visa juga harus isi kapan tgl pulang. Iya aku gamasukin hehe karna out of topic menurutku kalo scan nan tiket aku masukin, kan bahas nya visa hehe. Ntw makasih sudah mampir

  4. Thanks wisa . Aku baru saja baca blog mu dan akhirnya membantu sekali. Akgilhrnya aku malah dapat multiple VISA.

    Ayo trip bareng

  5. Hello Wisa, terima kasih, tulisannya sangat informatif, saya berencana ke India untuk yoga. dan sedang cari info sana sini untuk apply Indian Visa. mau siapin docs dulu. doakan yah bisa menjejaki Indiahe.

    • Hello Erna, terima kasih juga sudah mampir ke blog aku ya. Wah, sounds good ya, ke India mau Yoga pasti tujuannya Rishikesh dong ya? Aku kemarin berkeinginan mengunjungi Rishikesh tapi belum rezeki. Semoga kamu bisa menjajaki India dengan selamat dan bahagia ya. Ditunggu cerita Yoga di India yang merupakan mimpi semua orang itu πŸ˜€

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here