Assalamuallaikum, apa sih yang terbesit pertama kali di pikiran kalian pas ngedenger kata Indochina? Indonesia dan China? Bukan beb bukan. Ada baiknya sebelum pergi ke negara –negara Indochina harus tahu dulu sejarahnya ya..

Jalur Indochina baru denger? Nih aku jelasin sedikit kenapa bisa disebut jalur Indochina ya biar sebelum pergi dan ketika ngeliat papan pemberitahuan gakaget ngeliat Indochina haha
Info tentang Indochina ini hasisl dari riset dari berbagai sumber dan blogwalking ya gengs..

Indochina atau Indochina bukan negara Indonesia, atau pun negara China. Indochina adalah kawasan di Asia Tenggara yang berada di timur India dan di sebelah selatan China meliputi Vietnam, Kamboja dan Laos, kata Bernard Philippe Groslier dalam bukunya Indochine Carrefour des Art.

Mengapa disebut Indochina?

Di awal masehi, orang China melakukan ekspansi ke wilayah selatan (sekarang wilayah Vietnam). Mereka juga menyebarkan budaya China di wilayah tersebut. Tercatat, sejak tahun 214 Sebelum Masehi, Tsin Cheu Houang Ti (pemersatu negeri China) diketahui telah menaklukkan bagian utara Tonkin. Tonkin saat ini masuk dalam wilayah Vietnam dan letaknya berada paling utara dari negara Vietnam dan berbatasan langsung dengan China.
Setelah China menguasai Vietnam, orang-orang China mulai berdatangan ke Vietnam dan memenuhi kota Kanton yang merupakan ibu kota provinsi Giao Chi. Kedatangan bangsa Cina ke Vietnam pun tak dapat dibendung oleh orang proto-Thai dan kelompok proto-Vietnam—penduduk asli wilayah tersebut.

Penduduk China mulai mengatur pembagian provinsi. Wilayah militer dan kepolisan juga dibentuk termasuk struktur administrasi dengan kekuasaan tertinggi tetap di tangan penduduk setempat. Namun pemerintahan di wilayah tersebut dijalankan menurut peraturan China dan bahasa China menjadi bahasa resmi di wilayah tersebut.
China juga mulai menguasai tanah dan membangun seperti bendungan untuk mengaliri lahan pertanian yang mereka kuasai dan mereka pun mulai membangun koloni. Penduduk setempat belajar dan meniru cara kerja termasuk budaya China.

Selain China, India juga melakukan Indianisasi di wilayah timurnya yakni Asia Tenggara. Sejak abad pertama Masehi, orang India mulai menyusuri pantai-pantai Asia Tenggara dan menyebar pengaruhnya di wilayah tersebut. Penduduk Asia Tenggara mulai mempelajari unsur peradaban yang dimulai dengan mempelajari bahasa India. Pengaruh indianisasi dapat dilihat pada Kamboja dan Laos. Selain itu, kebudayaan India juga disebarkan di wilayah tersebut dan bisa ditemui di dekat pantai – pantai Kamboja. China dan India memainkan peran penting dalam perkembangan Vietnam, Kamboja, dan Laos, hingga Perancis hadir dan menguasai wilayah-wilayah tersebut dan membentuk federasi yang dinamai French Indochina meliputi Kamboja, Laos dan Vietnam pada dan Hanoi dipilih sebagai ibukotanya.

Pemilihan nama Indochina didasarkan pada kombinasi antara India dan Cina oleh Conrad Malte-Brun, geograf asal Perancis. Kata Indo sesungguhnya tidak merujuk kepada Indonesia melainkan India, berkaca dari pengaruh India dan Cina di abad pertama di wilayah tersebut. Sedangkan nama Indonesia sendiri berasa dari kata Indo (India) dan Nesos (Kepulauan), sehingga nama Indochina tak merujuk ke Indonesia.

Perancis secara resmi meninggalkan kekuasaannya kepada penguasa lokal Vietnam, Kamboja dan Laos. Tiga wilayah ini pun merdeka dan menjadi negara yang berdaulat hingga saat ini dan tetap disebut Indochina.

Indochina terus berkembang. Vietnam menetapkan Hanoi sebagai ibu kota negaranya. Laos menetapkan Vientiane sebagai ibu kotanya dan Kamboja menetapkan Phnom Penh sebagai ibu kotnya. Hingga saat ini, Vietnam menggunakan bahasa resmi Vietnam yang dipengaruhi oleh bahasa Cina.

Sedangkan Laos menggunakan bahasa Lao sebagai bahasa resmi. Bahasa ini tentunya dipengaruhi oleh India. Kamboja menggunakan bahasa Khmer sebagai bahasa resmi yang juga tak lepas dari pengaruh bahasa sanskerta, terutama soal kosa kata yang berhubungan dengan pekerjaan dan agama. Untuk Vietnam, suku mayoritas saat ini adalah Kinh. Populasi suku Kinh mencapai 85,7 persen dari total populasi di Vietnam menurut data pemerintah Vietnam tahun 2010. Suku Kinh diketahui juga menjadi salah satu suku di Cina di provinsi Guangxi. Di Kamboja, suku dengan populasi terbesar adalah Khmer. Suku ini mencapai 97,6 persen dari total populasi di Kamboja. Sedangkan Suku terbesar di Laos adalah suku Khmu. Populasi dari suku ini mencapai 88 persen dari total populasi penduduk Laos. Sedangkan untuk agama utama di Indochina didominasi oleh Buddha Theravada.

Jadi negara yang termasuk di dalam Indochina itu adalah negara : Vietnam, Kamboja dan Laos bukan Indonesia dan China ya.

Sekarang udah tau kan? Aku juga pertama kali tahu dari blogwalking di salah satu blogger asal Amerika yang menyebutkan jalur backpacking nya “Indochina Backpacker Route”.

Itinerary berikut ini aku buat sebelum pergi, realita di lapangan nya berbeda yang dikeluarkan dengan estimasi nya, akan aku share setelah Itinerary Indochina Malaysia – Vietnam (Ho Chi Minh, Hanoi & SaPa Lao Cai) – Laos (Luang Prabang) – Northern Thailand (Chiang Rai, Chiang Mai) ini ya. Buat kalian yang mau pergi ke negara – negara yang aku tulis di bawah ini semoga bisa menjadi informasi itinerary ke semua traveler yang membutuhkan pencerahan dana ataupun pencerahan harga makanan, tiket bus atau harga penginapan di Vietnam, Laos maupun Northern Thailand ya.

Oya, Kamboja tidak masuk di list Itinerary Indochina ini karena tahun sebelumnya aku sudah berkunjung ke sana. Untuk Itinerary nya bisa di baca di sini

Berikut aku share Estimasi / Perkiraan Biaya yang dikeluarkan di Itinerary ke Indochina, Rencana Backpackeran 24 Hari 9 Kota 5 Negara :

Itinerary IndochinaItinerary IndochinaItinerary Indochina

KURS MATA UANG masing – masing Negara yang ter-update bisa di cek di Aplikasi XE Currency yang sudah pernah aku tulis review nya di sini

Rekap Biaya Estimasi Backpacking 24 Hari 9 Kota 5 Negara :

  • RM 69 = Rp. 250.000
  • VND 2.255.000 = Rp. 1.460.000
  • KIP 985.000 = Rp. 1.754.000
  • TBH 4.000 = Rp. 1.860.000
  • $20 = 303.000
  • Total : Rp. 5.627.000

Catatan :

  • Semua adalah biaya estimasi sebelum pergi, hasil dari riset sendiri
  • Jam di Itinerary adalah optional dan perkiraan hasil riset jam kendaraan beroperasi seperti bus, travel, pesawat dll.
  • Semua biaya estimasi hanya untuk perkiraan, diperjalanan bisa lebih murah / lebih mahal di lapangan
  • Perhitungan seperti biaya makanan adalah perhitungan maksimal, jadi di lapangan masih bisa di press biaya untuk makan dibawah harga yang di estimasi. Karena biasanya di lapangan nemu aja orang baik kok 😀
  • Kalau semua Cocuhsurfing accepted request di Chiang Rai, Ayyuthaya dan Bangkok. Biaya estimasi untuk penginapan bisa kepotong banyak dan lebih bisa berhemat.

Itinerary 13 Days 4 Countries Indonesia – Malaysia – Thailand – Cambodia klik disini

Bagaimana sih mempersiapkan segala sesuatu nya sebelum Backpacking ke luar kota ataupun luar negeri? klik disini

Nah, udah baca semua itinerary nya dan ada yang bingung tentang aplikasi aku memesan kamar penginapan, bus dan lainnya silahkan baca ini yah klik disini

Segitu dulu ya Itinerary Indochina edisi Malaysia – Vietnam – Laos nya, next aku bakalan share yang REAL di lapangan ya, setelah post ini.
Semoga menjadi referensi dan bermanfaat.

Kritik dan saran apapun akan sangat berguna untuk aku melanjutkan tulisan – tulisan lainnya. Feel free to ask yaa..

 

Ciao!
-WS-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here